Pinjaman untuk Bisnis Konstruksi

Temukan berbagai macam pilihan pinjaman untuk perusahaan konstruksi yang sesuai kebutuhan Anda.

Pembiayaan apa saja yang biasanya dibutuhkan untuk perusahaan konstruksi?

Industri konstruksi biasanya terbagi menjadi tiga sektor: bangunan (perumahan dan bukan perumahan), infrastruktur (seperti pembangunan fasilitas publik) dan perusahaan industri (pabrik dan fasilitasnya). Setiap sektor menawarkan pelayanan jasa seperti manajemen proyek, subkontrak dan pembersihan tempat pembangunan.

Pinjaman konstruksi dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan bisnis, seperti di bawah ini

Kebutuhan Peralatan

Kebutuhan konstruksi yang cukup mahal – seperti pompa beton, alat las dan kendaraan konstruksi – untuk mendapatkan alat tersebut biasanya membutuhkan pembiayaan dari pihak luar. Pilihan pinjaman untuk peralatan atau leasing dapat membantu Anda untuk memastikan mendapat fasilitas alat yang dibutuhkan, tanpa membebani modal kerja Anda.

Mengatasi Fluktuasi Musiman

Regulasi yang memberatkan dan kemerosotan ekonomi perusahaan serta masalah lain yang mungkin timbul secara tiba-tiba dapat menyebabkan gangguan dan penurunan pada bisnis Anda. Untuk mengatasi masa seperti ini, mungkin Anda ingin mempertimbangkan untuk menggunakan pinjaman tanpa jaminan atau lini kredit.

Menutupi Pembayaran Gaji Karyawan

Pembiayaan dari pihak luar dapat membantu Anda untuk membayar kebutuhan memberikan gaji karyawan, seperti penambahan staf, melaksanakan program pelatihan keamanan di tempat kerja atau menerapkan skema pelatihan dan program untuk meningkatkan kemampuan pekerja.

Dana Kegiatan Ekspansi Bisnis

Dana tidak mencukupi, persaingan yang tinggi antara kontraktor dan akses kredit terbatas; hal tersebut adalah masalah yang umum dihadapi oleh kontraktor kecil saat mendapatkan proyek besar. Dapatkan modal yang fleksibel dan sesuai tanpa membebani keuangan perusahaan Anda sehingga dapat bersaing untuk mendapatkan proyek yang lebih menguntungkan.

Investasi Teknologi Baru

Meningkatnya kompleksitas proyek konstruksi, pembatasan tenaga kerja dari luar negri dan meningkatnya permintaan pembangunan ramah lingkungan adalah tuntutan yang memaksa perusahaan konstruksi untuk mulai mengadopsi teknologi-teknologi baru.

Teknologi seperti building information modelling (IBM) dan design for manufacturing and assembly (DfMA) dapat membantu meningkatkan produktifitas, tetapi biasanya membutuhkan investasi di muka dan ongkos yang tinggi di tahun-tahun pertama. Tanpa pembiayaan dari pihak luar, mengimplementasikan teknologi ini dapat menjadi tantangan berat bagi kontraktor kecil dan menengah.

Jenis Pinjaman apa sajakah yang tersedia untuk perusahaan Konstruksi?

Pinjaman dengan jaminan

Jenis pinjaman ini mengharuskan peminjam memberikan aset untuk agunan. Jika peminjam melanggar perjanjian pinjaman, maka penyedia pinjaman dapat menjual aset tersebut untuk menutupi kekurangan yang belum dibayarkan. Lini kredit dan pembiayaan alat adalah contoh pinjaman dengan jaminan yang bisa diperoleh.

Pinjaman tanpa jaminan

Tidak seperti pinjaman dengan jaminan, Anda tidak perlu memberikan agunan untuk jenis pinjaman ini. Namun penilaian diberatkan kepada skor kredit bisnis Anda dan kekuatan aliran dana. Persyaratan untuk pinjaman jenis ini cukup ketat, akan lebih mudah bagi pengusaha konstruksi kecil untuk mencari pilihan lain, misalnya lini kredit yang dapat digunakan untuk menutupi kesenjangan dana selama masa sulit.

Lini Kredit

Lini kredit atau disebut juga kredit bergulir yang dapat digunakan oleh peminjam untuk mengakses sejumlah dana yang telah disetujui sebelumnya. Anda dapat menarik tunai kapanpun Anda butuhkan, bunga hanya dibayarkan sesuai jumlah yang diambil.

Metode pembiayaan ini fleksibel dan dananya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan perusahaan seperti biaya operasional, serta biaya tidak terduga karena kesenjangan arus kas.

Leasing alat

Leasing peralatan bukanlah pinjaman melainkan perjanjian jangka panjang kepada perental. Daripada membeli alat, Anda dapat membayar sewa untuk alat tersebut setiap bulan sesuai durasi yang disetujui. Pada akhir perjanjian Anda memiliki pilihan untuk mengembalikan alat atau membelinya sesuai harga pasar.

Pinjaman jenis untuk cocok untuk perusahaan yang memerlukan peralatan skala besar, tetapi belum mampu untuk mengeluarkan biaya pemeliharaan atau mengganti alatnya karena kerusakan.

Berikut adalah tips untuk Anda mempersiapkan pengajuan pinjaman

Anda telah diberikan gambaran pinjaman bisnis konstruksi, sekarang kita lihat tips dan taktik apa saja yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan kesempatan Anda mendapatkan pinjaman:

Pentingnya pertumbuhan perusahaan yang stabil dan konsisten

Pertumbuhan yang cepat tidak selalu lebih baik karena bersamaan dengan itu terdapat tantangan untuk arus kas dan operasional yang menjadi risiko untuk bisnis Anda. Lebih baik menunjukkan pertumbuhan bisnis dan arus kas yang stabil, hal tersebut menunjukkan bahwa Anda mampu untuk membayar pinjaman secara konsisten.

Perhatikan detail

Untuk mendapatkan kepercayaan dari penyedia pinjaman, Anda perlu menunjukkan bahwa Anda memiliki renana yang jelas untuk keuangan perusahaan.

Perjelas dan berikan detil spesifik sebisa mungkin terhadap rencana Anda. Jika Anda sedang mencari leasing, Anda perlu informasi mengenai alat yang akan Anda pinjam dan siapkan penjelasan mengapa alat ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan perusahaan Anda.

Jika Anda mencari pinjaman untuk proyek konstruksi, pastikan Anda telah merencanakan pembangunannya, kontrak konstruksi, kemungkinan pendapatan dan estimasi biaya juga harus disiapkan. Anda mungkin juga memerlukan rencana agar tetap dapat memberikan informasi kepada pemberi pinjaman mengenai kemajuan proyek Anda.

Rencanakan strategi pembayaran

Pemberi pinjaman akan memeriksa kemampuan Anda untuk membayar pinjaman, dengan memiliki rencana strategi pembayaran Anda mdapat menunjukkan kapasitas Anda yang konsisten dan tepat waktu dalam pembayaran. Rencana Anda harus termasuk perkiraan pendapatan, serta proyeksi aliran kas sampai tiga tahun ke depan. Akan berguna juga jika Anda memasukkan proyek konstruksi yang telah Anda jamin atau Anda dapatkan untuk memperlihatkan Anda memiliki proyek berkelanjutan.

Dimanakah Anda bisa mendapatkan pinjaman untuk usaha konstruksi?

Menjalankan bisnis kontruksi memerlukan biaya yang cukup tinggi, Anda biasanya memerlukan pembiayaan dari pihak luar. Bank memiliki persyaratan yang ketat dan proses yang panjang, hal ini bisa membuat Anda tidak nyaman dan mungkin memerlukan pilihan lain.

Dengan pinjaman online Aspire, proses pengajuan pinjaman lebih jaman, terpercaya dan cepat, mengirimkan pengajuan pinjaman hanya dalam hitungan menit dan Anda akan dikonfirmasi dalam waktu 24 jam.

Panduan - Wawasan Seputar Kredit Usaha